Sunday, December 13, 2015

ziarah 3 orang

28 September 2013 pukul 10:57
hanya cerita jangan tanya dalilnya mana..
ada 3 orang ziarah ke rumah orang sholeh di tengah malam, dalam keadaan lapar. tetapi orang sholeh tersebut hanya punya makanan untuk 1 orang.. karna ketiga tamu itu ingin makanannya maka orang sholeh itu menyuruh tamunya tidur dan siapa yang mimpinya paling bagus maka dia yg boleh memakan makanan itu.
lalu tidurlah mereka..
tamu A pules
tamu B pulea
tamu C ga bisa tidur
karna kelaparan, akhirnya si C memakan makanan tersebut. lalu ketika si A dan B bangun mereka menceritakan mimpinya, si A bilang saya bermimpi di ajak malaikat jalan-jalan ke baitul maqdis.
si B bilang, saya bermimpi di ajak malaikat jalan2 ke Arsy, berarti lebih hebat mimpi saya.
lalu si C ditanya.. kalo kamu mimpi apa? si C menjawab: saya tidak bisa tidur, jadi saya makan makanan itu.. si A dan B bilang: kok kamu makan sendirian? si C menjawab sebenernya saya mau ajak kalian makan, cuma kalian sedang pergi jauh, kamu (A) ke baitul maqdis dan kamu(B) ke arsy.. jadi saya makan sendirian, karna siapa yang dekat dia yang dapat.
(nyimak bib syeckh)

Friday, December 11, 2015

order KFC

[copas]
''order KFC''
-Pembeli : dengan KFC disini...??
-penjual : iya betul...
-pembeli : ayamnya ada...??
-penjual : ada...
-pembeli : mana sini saya mau ngomong...

''order KFC''
-Pembeli : dengan KFC...??
-penjual : iya betul, Mau pesen apa...??
-Pembeli : ayamnya ada...??
-penjual : ada, mau bagian mana... Paha, dada, sayap...??
-pembeli : pipi...
-penjual : ?&?!%?!!@ (pingsan)
14 Desember 2012 pukul 19:04 · Publik
 

Kisah Tiga Pria

[copas]
Pada suatu waktu yang tidak dapat ditentukan, berbarislah tiga pria berbeda latar belakang di depan pintu surga. Anggaplah pria pertama Bagus, pria kedua Guy, dan pria ketiga Madun. Di depan pintu surga itu, tampaklah dua malaikat yang berdiri di muka pintu surga. Malaikat pertama mencari nama Bagus dalam buku tebal di depannya, sedangkan malaikat satunya menjaga pintu surga.
Karena penasaran, si Madun bertanya pada si malaikat penjaga pintu, “Di balik pintu itu ada apa?”
“Surga” jawab si malaikat singkat.
Akhirnya, Bagus, Guy, dan Madun masuk ke surga dengan tampang terpesona. Belum jauh mereka berjalan, mereka dihentikan oleh malaikat yang lain.
“Tunggu sebentar, mari ikuti saya. Ada hadiah untuk Anda sesuai dengan bagaimana kesetiaan Anda akan istri Anda selama di dunia.” Ketiganya digiring ke sebuah hangar besar yang isinya berbagai macam alat transportasi.
“Bagus!” si Bagus pun menghampiri malaikat yang memanggilnya.
“Ini upah kesetiaanmu pada istrimu.” Si malaikat memberi bagus sebuah kunci dan menuntunnya pada sebuah mobil Ferrari merah yang sejak dulu memang ia idam-idamkan.
“Guy!” si Guy langsung menghampiri si malaikat dengan penuh harap setelah melihat apa yang didapat Bagus.
“Karena kamu sering bertengkar dengan istrimu dan kurang menghargainya. Ini adalah kendaran yang tepat untukmu.” Si Guy mendapat mobil butut yang masih bisa berjalan walau tersendat-sendat.
“Madun!” si Madun berjalan lunglai ke arah sang malaikat.
“Karena kamu sering selingkuh dengan wanita lain di belakang istrimu, inilah upah kesetiaanmu.” Si Madun mendapat skuter super butut yang diterimanya dengan menghela nafas.
Ketiganya pun kemudian bersiap dengan kendaraan masing-masing untuk menuju tempat tinggalnya di surga.
Di tengah jalan, tiba-tiba Ferrari merah si Bagus berhenti mendadak. Guy dan Madun menghampiri mobil itu dan mendapati Bagus yang sedang menangis.
“Gus, kamu kenapa nangis? Gak puas sama Ferrari kamu?” tanya Guy bingung.
“Iya, gimana sih kamu Gus. Mobil kamu itu yang paling bagus diantara kita, kok malah nangis,” ujar Madun kesal.
“Bu…. bukan itu, tapi tadi saya melihat istri saya pakai sepatu roda… hiks…hiks….”